Bintang warna biru

Kamis, 23 Oktober 2014

Belajar Sholat mirip belajar Matematika

Seperti biasa, tiap hari Jum’at, umat Islam laki-laki di seluruh dunia menunaikan sholat Jum’at. Tak ketinggalan, saya pun melakukannya.
Bila waktu sholat Jum’at sudah mendekat, segeralah datangi Masjid untuk menunaikannya, lebih baik bila datang sebelum Khotib naik mimbar. Itulah nasihat para guru agama yang selalu saya ingat sedari kecil dulu. Nasihat lebih lanjut, konon, bila datang dan menempati shaf pertama, maka akan diganjar dengan pahala yang berlipat ganda–ini diibaratkan dengan mendapat pahala sebesar unta atau sapi; bila menempati shaf-shaf belakang, paling pahalanya sebesar ayam atau telurnya saja.
Nasihat tadi, berusaha selalu saya jalankan. Seperti hal yang saya lakukan pada sholat Jum’at yang lalu: Sholat Jum’at yang saya tunaikan di salah satu Masjid di negeri Belanda, sebuah masjid yang dikelola umat Islam, yang umumnya, keturunan bangsa Maroko

Tidak ada komentar:

Posting Komentar